Februari 06, 2018
Blockchain adalah teknologi pencatatan transaksi terintegrasi dengan teknologi modern, dimana memiliki kode unik yang tak bisa dirubah (kekal) yang merevolusi cara kerja internet, perbankan dan hal-hal lainnya.  Teknologi Blockchain adalah salah satu bukti kemajuan teknologi dibidang Keuangan dan juga Internet. dengan menggunakan Blockchain semua transaksi dapat transparan tetapi blockchain memiliki keunik yaitu walaupun semua transaksi dapat diliha dan tidak bisa dimanipulasi tetapi blockchain itu sendiri bersifat Anonim. inilah yang yang menarik dari teknologi Blockchain.

teknologi Blockchain dapat di Aplikasikan dibidang apa saja, tidak hanya untuk sektor keuangan. tetapi Blockchain dapat digunakan untuk segala hal, contoh baru - baru ini Blockchain digunakan untuk teknologi Transportasi Online, atau untuk Gembling, dan kemarin saya menemukan sebuah proyek yang menggunakan Blockchain untuk membuat Market terdesentrasilasi. inti Blockchain memberikan kita sebuah teknologi yang dapat terus di kembangka untuk mempermudah kehidupan sehari - hari. 

seperti halnya Proyek yang akan saya jelaskan dibawah ini. proyek ini menggunakan Blockchain untuk digunakan sebagai alat untuk menemukan sebuah permasalah  Copyright yang berhubunga dengan Gambar di internet. jika melihat dari fungsi proyek ini, mungkin kita berpikir apakah bisa ? 

ya itulah pertanyaan yang pertama kali ada dipikiranku, tetapi setelah aku membaca Whitepaper mereka semua pertanyaan yang ada untuk proyek ini dapat terjawab. berikut artikel yang saya tulis berdasarkan pemikiran saya tentang proyek ini. 

Pertama - tama saya akan memperkenalkan sebuah proyek yang bernama Copytrack, apa itu copytrack baca artikel saya dibawah ini !!!




Copytrack, Pengelolaan kekayaan intelektual yang adil di internet. masih berjalan lama namun merupakan salah satu aspek terpenting bagi penerbit, fotografer, dan agen gambar. Copytrack.io adalah platform online bagi mereka yang ingin secara efisien melindungi hak konten mereka pada buku besar yang terdesentralisasi. Perusahaan yang berbasis di Berlin ini memiliki kantor di New York dan Tokyo dan sudah menjadi salah satu platform terdepan yang menawarkan sejumlah layanan untuk pencarian gambar dan penegakan hak cipta di seluruh dunia. Manajemen konten digital harus menghadapi dua jenis tantangan – di satu sisi, yang dihadapi oleh pengguna dan mereka yang dihadapi oleh pemegang hak cipta. Hak cipta sering disalahpahami, terutama dengan penggunaan gambar digital yang bisa ditemukan secara online dan pilihan lisensi yang sesuai dengannya. Bagi pemegang hak cipta, tidak banyak pilihan di luar sana untuk membuktikan kepemilikan konten asli dan karya turunannya. tetapi sekarang hal itu sudah tidak perlu dipikirkan oleh para fotografer karena Copytrack akan menyelesaikan masalah yang dialami para fotografer yang ada saat ini. dengan cara menggunakan mesin pelacakan gambar eksklusif yang mencari foto pelanggan mereka secara online. Pengguna Copytrack kemudian dapat memilah-milah hasilnya dan melaporkan pelanggaran hak cipta segera sehingga tim hukum perusahaan dapat memulai proses penegakan hukum. Layanan ini sebagian besar gratis dan platform mengambil komisi yang berhubungan dengan kesuksesan jika terjadi gangguan hukum. Melalui jangkauan global mereka, Copytrack mampu mengatasi pencurian citra di lebih dari 140. Tujuan di buatnya program copytrack sebenarnya sederhana saja yaitu memberikan solusi untuk tantangan utama hak cipta dan monetisasi konten digital yang masih ada sampai sekarang. Dengan membuat daftar hak cipta yang terdesentralisasi, terbuka dan transparan menggunakan teknologi blockchain, Copytrack memungkinkan pembuat konten untuk mendaftar, melacak dan memonetisasi pekerjaan mereka tanpa memerlukan perantara, membuat industri perizinan digital multi-miliar dolar lebih transparan dan adil terhadap pembeli dan penjual.

secara garis besar, jika ada Fotografer yang ingin mengamankan Foto atau Gambar yang mereka miliki. mereka harus upload Gambar atau Foto mereka ke Platform Copytrack. kelebihan dari platform Copytrack adalah para Fotografer tidak perlu takut dengan masalah biaya karena di Platform mereka Copytrack memberi kebebasan untuk para Fotografer membuat akun atau upload gambar Sepuasnya tanpa adanya biaya. inilah yang membedakan platform Register Copyright yang ada saat ini dengan Copytrack. dimana Platform lain akan memberikan biaya tambahan atas layanan yang mereka berikan seperti pembuatan akun, upload gambar dan lain - lain. lalu bagaimana Copytrack mendapatkan penghasilan untuk menjalankan Platform mereka?. mereka hanya akan mengambil biaya dari Komisi penanganan khasus. setiap copytrack menangani khasus hukum mereka akan mendapatkan 30% komisi yang di dapat dari loyalti yang diberikan tadi pelaku untuk korban dalam hal ini Fotografer, 70% sisanya akan diberikan untuk fotografer. setelah gambar di Upload lalu Copytrack akan memgunakan Program yang disebut “crawler” (“sebuah program yang secara sistematis menelusuri internet untuk menciptakan indeks data”) dimulai secara otomatis dan berjalan terus-menerus. Jika pengguna mendapat hasilnya (artinya sistem menemukan salah satu gambar mereka yang digunakan oleh pihak ketiga), mereka dapat memilih dan menandai mereka sebagai digunakan secara ilegal. Jika pemegang hak sekarang ingin bertindak, mereka dapat mengajukan kasus ini ke Copytrack dan proses perizinan dapat dimulai. jika Copytrack mememukan masalah mereka akan langsung memulai penegakan hukum secara otomatis, berikut langkah - langkahnya :
  • Post-Licensing. Pihak yang berpotensi melanggar secara otomatis menerima sepucuk surat yang menjelaskan bahwa Copytrack menemukan penggunaan citra klien, meminta mereka memberikan bukti lisensi.
  • Koleksi Komersial. Pihak yang melanggar akan menerima faktur. Jika ini tidak berhasil, kasusnya berlanjut ke Langkah 3 dan diserahkan ke departemen hukum.
  • Surat Hukum. Bagian hukum mendistribusikan kasus ke mitra hukum di setiap negara, yang akan menulis surat legal kepada pihak yang melakukan pelanggaran. Jika tidak ada reaksi atau lawan menolak, kasusnya dibawa ke Langkah 4.
  • Penegakan Hukum. Seorang pengacara mengajukan tuntutan di pengadilan dan akan memberlakukan hak tersebut.


Token CRY adalah token ERC20 yang di buat dijaringan blockchain. Untuk digunakan sebagai pembayaran dalam sistem perizinan fleksibel dan modular Copytrack. Ini memungkinkan pembayaran otomatis kepada pemegang hak berdasarkan lisensi yang mereka rancang sendiri di antarmuka ramah dan mudah digunakan. Antarmuka kontrak blockchain dan underlying smart contract dapat diperluas untuk menggabungkan berbagai fungsi tambahan seperti kontrak program, penetapan harga variabel, dan perutean pembayaran. Token CPY akan dijual dalam acara ICO yang akan berakhir pada tanggal 9 februari 2018. Untuk informsi seputar penjualan token kalian bisa pergi ke website mereka disini-https://copytrack.io/

jika kalian mencari informasi terbaru tentang Copytrack kalian bisa membaca Whitepaper mereka atau kalian ingin berdiskusi langsung dengan para Team Copytrack kalian bisa mengunjungi Grup - Grup Resmi mereke disini : 
jika kalian suka dengan artikel ini jangan lupa share ke Sosial media kalian...
terima kasih



0 komentar:

Posting Komentar