Februari 14, 2018

Hai semua, bertemu lagi dengan saya Rinaldi, hari ini saya ingin menceritakan pengalaman pribadi yang saya alami. Mungkin sebagian dari kalian yang membaca ini juga pernah mengalami hal ini. Jadi langsung saya.

Hari itu saya sedang mengalami sebuah masalah keuangan. Saya berpikir sebuah cara untuk menyelesaikan masalah ini. Setelah berjam – jam saya berpikir, saya mendapatkan sebuah saran. Saran itu adalah pengajukan pinjaman dana ke bank, tanpa berpikir panjang ke esokan harinya saya pergi kebank untuk mengajukan pinjaman dengan membawa syarat – syarat yang di minta oleh pihak bank. Sesampainya saya disana yang di tanya maksud dan tujuan untuk apa meminjam dana. Saya jelaskan secara terperinci. Dana yang saya minjam akan digunakan untuk pengembangan usaha atau bisnis yang saya punya. Singkat cerita saya sudah mendapatkan pinjaman dari bank dan dana tersebut sudah saya gunakan.

Yang menjadi persoalan adalah sulitnya meminjam dana dibank. Jujur walaupun saya memiliki dokumen – dokumen berharga yang dapat digunakan untuk jaminan. Tetapi saya tetap harus mengikuti semua langkah – langkah, dari mulai pengajuan sampai tahap survei dan teakhir mengunggu persetujuan. Ditahap inilah yang sempat saya sesalkan. Mengapa ?, karena pihak bank terlalu yang membuat persetujuan sampai berminggu – minggu. andai saja saya tahu hasil dari pengajuan saya ditolak atau diterima bisa langsung diketahui.
Belajar dari pengalaman saya dimasa lalu. Mungkin proyek ini bisa membantu kalian untuk mendapatkan pinjaman modal untuk usaha kecil (small enterprise). Proyek ini bernama Debitum, Sebuah Sistem ​​pembiayaan alternatif independen, transparan dan terdesentralisasi yang memberi peluang bagi bisnis untuk memperoleh modal dan memenuhi kebutuhan mereka untuk pembiayaan dan pertumbuhan dengan menggunakan teknologi ringan melalui blockchain.
Whitepaper
Kalian tahu apa yang dimaksud Pembiayaan alternatif ?
pembiayaan alternatif adalah ketika seseorang meminjam uang atau menjual ekuitas, memilih opsi untuk pergi ke jalur non-tradisional dan non institusional. Intinya sebuah pembiayaan yang didapat dari lembaga atau perusahaan selain Bank.


Debitum adalah salah satu perusahaan pembiayaan Alternatif yang gunakan teknologi Blockchain. Ekosistem pada Debitum Network merupakan ekosistem yang berbasis blockchain dan Kepercayaan yang menggabungkan berbagai orang mulai dari investor (pemberi pinjaman), penilai risiko, validator dokumen, perusahaan asuransi, dll untuk menyelesaikan lingkaran pembiayaan end-to-end untuk bisnis Usaha Kecil ( Small enterprise).
Berikut cara kerja Debitum
Contoh, saya memiliki perusahaan sepatu di indonesia dan ingin mengekspor sepatu ke Belanda. Saat ini saya tidak memiliki uang untuk pertumbuhan bisnis internasional. Lalu saya menemukan Debitum Network dan mengajukan aplikasi pinjaman sebesar 20.000 USD dengan tingkat bunga 12%, dan memberikan asset yang saya miliki ke debitum sebagai jaminan. Banyak investor dari Amerika Serikat dan Eropa memutuskan untuk membiayai Fernando dan memberinya pinjaman sebesar 20'000 USD. Setelah saya telah berhasil mengembangkan bisnis di belanda lalu, saya akan melunasi pinjaman saya beserta bunganya.

Yang membedakan debitum dengan bank atau perusahaan pembiayan alternatif lainnya adalah Setiap orang yang mempunyai uang cadangan dapat bergabung dengan  Debitum dan memberikan pinjaman kepada orang atau perusahaan lainnya.

Debitum Network ICO akan digunakan untuk menghasilkan modal yang diperlukan untuk mengembangkan dan meluncurkan platform. Bergabunglah dengan ratusan investor untuk membantu orang – orang di seluruh dunia mengembangkan bisnis mereka dengan cara membeli token DEB. Token DEB adalah token ERC20 yang dibuat menggunakan smartcontrac ethereum. Jika kalian berminat kalian bisa mengunjungi website mereka untuk membeli token DEB.

Jika kalian ingin mengetahui informasi terbaru tentang proyek ini kalian bisa mengunjungi salah satu link dibawah ini :



Thefoex
https://bitcointalk.org/index.php?action=profile;u=840428
0x9A856733FccaAE87b3F93AdB6B4D2C5b56FadBD2



0 komentar:

Posting Komentar